Mengapa Kita Harus Menggerutu

Sapaan Gembala Umat
10 Desember 2017

Bertemu di halaman Gereja, di jalanan saat keluar rumah Pastoran. Bertemu dengan saudara seiman kita sendiri. Bukan tetangga. Sebulan ini ada saja yang ditanyakan oleh umat kepada Romo. Suatu kali ada yang bertanya demikian.

Siapkan Jalan

Setelah ada tanda-tanda musim hujan datang, petugas Gereja disuruh untuk membersihkan talang-talang air. Mereka membersihkan talang-talang dari kotoran dedaunan yang sudah mongering dan menghambat kelancaran air. Pengalaman yang lalu air di atas teras Gereja meluap karena talang-talang tertutup kotoran. Akibatnya teras gereja bocor sana-sini. Pada waktunya kita harus membersihkan saluran yang terhambat agar lancar kembali.

Generasi Buas

Sapaan Gembala Umat
3 Desember 2017

Kita mendengar dari sana-sini, melihat di televisi atau lewat media sosial tentang kasus kekerasan. Ada kasus “gladiator” yang membawa maut, karena satu orang melawan beberapa orang secara bergantian. Ada satu lawan satu,  ternyata satunya mati karena luka-luka bekas senjata tajam. Pertarungan tak seimbang tangan kosong lawan senjata tajam. Mati karena pengeroyokan masih kita ingat, supporter Aremania yang mati dikeroyok seporter Bonek Surabaya.

Berjaga-jagalah

Di depan pintu gerbang Kompleks Gereja Katolik “Gembala Baik” Batu ada pos penjagaan. Kita punya empat orang penjaga yang bekerja 24 jam secara bergiliran. Ada penjaga yang sepanjang siang hari dan juga penjaga malam. Penjaga malam umumnya 2 orang. Mengapa? Apakah karena mereka takut sehingga harus 2 orang? Tidak juga. Namun penjaga malam membutuhkan pengawasan lebih jeli dan waspada, karena tamu datang waktu malam bisa saja sewaktu-waktu, tak terduga. Dalam keadaan apapun siap dan berjaga, jangan sampai tertidur. Godaannya waktu malam lebih besar yaitu melawan rasa kantuk dan sepi serta dingin. Orang bisa terlelap tidur,  tetapi penjaga malam tetap waspada juga terima telepon secara tak terduga.

GAMELAN tidak sama artinya dengan GONG

Sapaan Gembala Umat
26 November 2017

GAMELAN tidak sama artinya dengan GONG

Kenapa ya Romo gong itu selalu dibunyikan pada akhir? Apa karena bunyinya yang “gunnnggggg!” Ini giliran anak mudika alias seneng dipanggil OMK karena mereka anak Now bertanya. Apa pertanyaan ini dirasa aneh? OOOO tidak sama sekali. Ini pertanyaan yang menarik. Mau tahu artinya ?

Tuhanlah Raja di Atas Segalanya

TUHANLAH RAJA DI ATAS SEGALANYA

Manusia yang hidup di atas bumi banyak ragam pikiran, pertimbangan, niat baik dan jahat, tulus hati atau berbohong, ikhlas atau berpura-pura baik terhadap sesamanya. Nampaknya dari luar serba baik, padahal di dalamnya penuh dengan kebohongan. Sukar menentukan karakter seseorang. Banyak yang tidak terduga. Dari mencuri mangga di kebun orang, sampai pura-pura menabrak tiang listrik. Beda-beda urusan hukumnya. Ada yang bebas tanpa syarat dari penjara sampai bisa tanpa dihukum meski kesalahannya berat. Kadang uang bisa main peran, karena hakim kadang masih mau disuap dengan dalih uang. Hakim di dunia masih bisa keliru, bahkan kita juga bisa main hakim sendiri atas sesama. Dalam pengadilan masih ada ketidakadilan!