Panas

Sapaan Gembala Umat
20 Mei 2018

PANAS

Saudara saudari terkasih,

Mulai hari Minggu yang baru lalu, persisnya 13 Mei 2018, Kota Surabaya terguncang hebat. Orang-orang terkejut. Cerita cepat beredar bahkan masuk ke dalam Misa kedua di Gereja kita. Romo Aven  yang memimpin Misa menyampaikan cerita kepada umat. Apa daya, umat ikut terkejut. Cerita menjadi berita Nasional, bahkan internasional. Paus ikut mendoakan dari balkon Basilika Santo Petrus untuk para Korban di Surabaya dan sekitarnya. Berita pengeboman oleh para teroris menjadi sorotan nasional. Para petinggi Negara angkat bicara untuk segera membasmi teroris sampai seakar-akarnya.

Roh Kudus Membimbing Kepada Allah

“Tetapi apabila Roh Kebenaran datang, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; …” (Yoh 16:13)

Saudara-saudari terkasih. Setelah sekian lama Tuhan Yesus terus menerus berbicara tentang Allah Bapa, maka menjelang perpisahan-Nya dengan para murid-Nya, Dia berbicara tentang Roh Kudus.  Tuhan Yesus menyebut Roh itu dengan 2 gelar: Penghibur dan Roh Kebenaran. Roh Penghibur atau Roh Kebenaran itu akan diutus oleh Tuhan Yesus kepada para murid-Nya untuk memimpin para murid-Nya ke dalam seluruh kebenaran sehingga mereka dapat turut bersama Roh Kudus bersaksi tentang Tuhan Yesus Kristus.

Berani Melirik

Sapaan Gembala Umat
13 Mei 2018

BERANI MELIRIK

Para saudara-saudari terkasih,

Pengalaman beberapa kali secara pribadi mengingatkan saya dalam perjalanan. Ada umat yang bergurau dan nyelentuk. “Romo….. kalau misa jangan melirik sana sini ya Romo, umatnya nanti tidak tenang ……”. Sapaan seorang umat yang baik dan kritik yang lumrah. Tidak sakit hati kok dengan ungkapan umat tadi. Malah saya senag, karena umat dari bangku duduk memprihatikan gerak gerik Romonya. Bukan pembelaan diri, tetapi saya menanggapi umat tadi dengan berkata :” lhoooo … kalau Romonya pejam mata, saya kuatir begitu buka mata umatnya tinggal separoh….. dikira  Romonya tidur di kursi …. Maka perlu kadang melirik ke umat sambil melihat umatnya tidur tidaknya ….”.

Berjumpa Lewat Sabda

“Berjumpa lewat Sabda”
“Kuduskanlah mereka dalam kebenaran, firman-Mu adalah kebenaran.”(Yohanes 17:17)

Pada saat menjelang akhir kebersamaan-Nya dengan para murid-Nya, Tuhan Yesus menghabiskan banyak waktu untuk secara pribadi berdoa kepada Bapa-Nya. Tuhan Yesus meminta dengan sangat penyelenggaraan kasih Bapa, dan yang teramat penting bagi para murid-Nya adalah tetap mengalami persatuan dengan Allah Bapa-Nya. Persatuan itu hanya dapat terjadi hanya dalam Sabda. Tuhan Yesus meminta supaya Allah Bapa terus bersabda kepada para murid-Nya supaya mereka dapat mengalami kebersamaan mereka dengan Allah Bapa agar dengan demikian mereka dikuatkan dalam aneka tantangan dan kesulitan.

Persiapan Pemilihan Pengurus

Sapaan Gembala Umat
6 Mei 2018

PERSIAPAN PEMILIHAN PENGURUS 

Para saudara-saudari terkasih,

Pada Minggu yang lalu ada umat yang terkejut karena ada ajakan Romo untuk doa bersama mohon pencerahan dalam pemilihan pengurus Gereja yang baru. Apakah yang dimaksudkan itu? Bagaimana sih rencana kegiatan Panitia Persiapan Pemilihan yang akan datang?

Dipanggil untuk tinggal bersama dengan Allah

Dipanggil untuk tinggal bersama dengan Allah

“Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu”

“… Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku”. Saudara-saudari terkasih. Kita disebut sebagai sahabat Tuhan Yesus, oleh Tuhan Yesus sendiri. Dia sendiri memanggil dan menyebut kita sahabat. Tentu dengan suatu alasan, tidak ada yang dirahasiakan atau disembunyikan oleh Tuhan dari kita, para murid-Nya. Setiap kali kita membacakan atau mendengarkan Sabda Tuhan, setiap kali pula Tuhan menyampaikan rencana demi rencana dan kehendak Allah kepada kita. Setiap kali kita merayakan sakramen, apapun juga, ataupun merayakan ibadat apapun juga, Tuhan menyampaikan rencana demi rencana Allah kepada kita. Bahkan di dalam heningnya doa pribadi kita, Tuhan membisikkan rencana Bapa kepada kita. Segala rencana Bapa disampaikan oleh Tuhan kepada kita, karena bagi Dia, kita adalah sahabat-Nya.